Apa yang teman-teman pikirkan mengenai data yang terdapat pada tabel di atas?
Saturday, 1 December 2012
Tuesday, 29 May 2012
Mengenal Perencanaan Wilayah dan Kota
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota UGM berada dalam naungan Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik UGM. Didirikan pada tahun 2003, program studi ini akhirnya mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi pada tahun 2010. Beban kurikulum pada program studi ini sebesar 144 SKS dengan jumlah semester sebanyak 8 dan jumlah mata kuliah sebanyak 53. Berikut merupakan tabel kurikulum Prodi PWK UGM :
Sebagian besar tugas-tugas perkuliahan yang diberikan adalah tugas kelompok. Menurut penulis, hal ini dimungkinkan untuk melatih keahlian mahasiswa dalam bekerja kelompok (team working) mengingat implementasi keilmuan perencanaan wilayah dan kota pada realitanya akan melibatkan berbagai pihak di dalamnya. Pada mata kuliah tertentu mahasiswa ditugaskan untuk mencari data di lapangan dengan berbagai metode yang diajarkan. Skala tugas yang diberikan pun bertahap, berawal dari skala kawasan 1:5.000, kota 1:25.000, kemudian wilayah 1:50.000.
Studio dan Kuliah Kerja Perencanaan (KKP) merupakan mata kuliah yang dapat dikatakan relatif populer di Program Studi PWK. Mengapa? Studio adalah mata kuliah yang selalu ada pada semester1 hingga semester6 dan mempunyai beban sebesar 4-5 SKS tiap semester. Pada mata kuliah studio, setelah mendapatkan data mahasiwa melakukan kompilasi data yang dilanjutkan dengan analisis data kemudian mahasiswa harus mampu menuangkan ide perencanaan pada ruang yang diobservasi melalui strategi-strategi dengan berbagai pertimbangan seperti kondisi fisik dasar, keadaan demografi penduduk, perekonomian, prasarana&sarana, potensi-masalah, dan peluang-hambatan sebagai bentuk penanganan atau pemberian solusi terhadap permasalahan wilayah dan kota yang ada. Pemetaan baik secara manual maupun digitasi menggunakan software merupakan hal yang familiar pada perencanaan wilayah dan kota. Pemetaan dapat digunakan untuk melihat struktur ruang, penggunaan tata guna lahan, ketersediaan fasilitas umum-fasilitas sosial, ketersediaan jaringan utilitas, dan lain-lain.
Kemudian untuk Kuliah Kerja Perencanaan adalah mata kuliah yang dapat melibatkan seluruh mahasiswa pada suatu angkatan untuk melakukan observasi pada suatu wilayah dan atau kota di dalam maupun luar negeri. Dikarenakan melibatkan satu angkatan, KKP memerlukan koordinasi internal yang relatif intensif. Setelah melakukan observasi, mahasiswa mempunyai tanggung jawab untuk memaparkan hasil pembelajaran kuliah dan kerja perencanaan yang telah dilakukan melalui berbagai produk/karya kreatif sesuai dengan kesepakatan maupun kebijakan angkatan yang bersangkutan yang disebut pasca KKP. Pada pasca KKP, angkatan lain dapat turut terlibat di dalamnya. Negara-negara lain yang telah diobservasi oleh Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota UGM adalah Thailand, Hongkong, Singapura, dan Malaysia.
Referensi:
Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan FT UGM.2011. Buku Panduan Akademik.Yogyakarta:JUTAP.
![]() |
| Sumber : Panduan Akademik TA 2011/2012 Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan, FT UGM |
![]() |
| Gambar: Petualangan Survey Lapangan BWK 2 Semarang 2012 |
![]() |
| Google Earth : Indonesia |
Referensi:
Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan FT UGM.2011. Buku Panduan Akademik.Yogyakarta:JUTAP.
Google Earth, diunduh pada tanggal 28 Mei 2012.
Sunday, 1 April 2012
Hemat
Hemat itu bisa dimulai dari hal yang kecildan dimulai dari diri sendiri.
(begitulah pesan bapak dekan saat membahas isu kenaikan bbm pada sambutannya saat pembukaan monitoring dan evaluasi PKM 2012 dari Fakultas Teknik UGM, tanggal 31 Maret 2012, di Jurusan Teknik Mesin dan Industri)

(Gambar: Koleksi Pribadi, diambil saat masih SMA)
Sunday, 8 January 2012
Syukur

Sumber Gambar : http://www.moreindonesia.com/tugu-jogja-landmark-yogyakarta/tugu-jogja-night-view/
angin berhembus sepoi-sepoi,
agaknya lalu lalang kendaraan makin bertambah saja
dibandingkan beberapa tahun yang lalu.
Hujan datang tak lama lagi kah?
Tak mengapa, kecepatan tak kutambah, bahkan melambat.
Di jalanan itu aku bertanya sendiri,
"Sudah berapa tahun aku melewati jalanan ini?
Berapa kali?"
Hening.
Angin berhembus, suasana sejuk.
Seakan berpesan,
"Teruslah belajar, Nak.
Semoga kau semakin bersyukur dan bersabar."
Syukur, sabar...
Kemudian saya bertanya lagi,"Sederhanakah?"
Tiap orang punya jawabannya masing-masing.
Dan perjalanan ini masih terus berlanjut,
dengan usaha,
diiringi syukur, sabar, dan senyum,
serta ridlo-Mu, Ya Allah,
juga doa restu kedua orangtua.
Subscribe to:
Posts (Atom)




